Oleh: Riza Dwi Nur Annisa
Mengapa Anda bersekolah di MAN 1 Wates? Mengapa masyarakat masih banyak yang menggugat status madrasah kita ini? Mengapa seolah madrasah hanya menjadi tempat pelarian bagi siswa yang tidak mampu masuk sekolah favorit? Pertanyaan tersebut seringkali muncul dan mengusik kita. Bersekolah di MAN 1 Wates dan madrasah lain di Kulon Progo memang belum menjadi pilihan favorit masyarakat. Mungkin, saat ini Mantessa hanya menjadi pilihan realistis bagi siswa yang merasa kurang mampu atau minder bersekolah di sekolah favorit.
Jika dibandingkan dengan SMA favorit di Kulon Progo, Mantessa sebenarnya cukup bisa bersaing. Terbukti dengan tingkat kelulusan 100% Ujian Nasional 2009 dan berbagai prestasi lomba yang telah diperoleh, MAN 1 Wates bukanlah Si Itik Buruk Rupa. Kualitas pelajar yang meningkat dari tahun ke tahun menjanjikan sebuah titik balik bagi kejayaan Mantessa. Bandingkan dengan, misalnya SMA 1 Wates. “Casello sedang meredup karena terlena akan kejayaannya, Mantessa punya momentum untuk bangkit dan menjadi sekolah papan atas di Kulon Progo, bahkan Yogyakarta.” Begitulah testimoni Lilik Prasaja, alumni 2009 Akselerasi SMA 1 Wates.
Madrasah di berbagai daerah malah bisa dikatakan lebih favorit daripada sekolah negeri. Berbagai nilai tambah madrasah menjadi pertimbangan orang tua siswa untuk menyekolahkan anaknya. Madrasah yang kaya akan nilai Islami menjadi sekolah ideal bagi generasi masa kini. Soal mengapa madrasah dipandang buruk itu hanya masalah stigma masyarakat yang sangat bisa dirubah. MAN 1 Wates sebagai ujung tombak Madrasah Aliyah di Kulon Progo tentu punya kesempatan yang sama untuk unjuk diri sebagai sekolah favorit.
Perbaikan harus dan akan terus dilakukan demi peningkatan kualitas pelajar kita. Persoalan mendasar adalah bagaimana meningkatkan kualitas di tengah semua keterbatasan. Mengingat kita masih kekurangan jumlah guru dan beberapa sarana prasarana penunjang pendidikan. Kompetensi siswa juga masih banyak yang perlu ditingkatkan. Namun, hal ini bukanlah sebuah mission impossible bagi kita semua. Perubahan ke arah yang lebih baik memang selalu mendapat tantangan yang tidak mudah. Bagaimanapun kita bisa menjalaninya dengan niat ibadah kepada Allah Swt.
Hal pertama yang harus dirubah adalah moral siswa itu sendiri. Bagaimana menyingkirkan pikiran sebagai siswa “kelas dua” dalam dunia pendidikan. Bagaimana membuang status “anak bodoh” yang disematkan diri sendiri dan menggantinya dengan semangat “aku bisa pintar!”. Karena jika masih ada anggapan rendah diri, segala upaya akan berujung pada keputusasaan. Percaya diri adalah kunci untuk memulai segala perubahan. Berpikiran terbuka akan meretas jalan terang atas upaya kita, tidak lupa dibarengi dengan tawwakal kepada Allah.
Oleh karenanya, diserukan kepada seluruh siswa MAN 1 Wates yang tercinta ini, “AYO TUNJUKKAN KALAU KITA MAMPU!!!”. Jangan biarkan diri Anda terpuruk dengan pandangan miring masyarakat kita. Justru ini menjadi cambuk untuk melecut semangat kita. Kita jawab kritik dengan kerja nyata, kita bungkam sinisme dengan prestasi. Atas ridha Allah Swt, mari kita perbaiki kualitas diri. Insya Allah, kualitas MAN 1 Wates akan meningkat jika setiap individu di dalamnya mau dan mampu memperbaiki diri. Semoga kita menjadi pelajar yang berprestasi dan mampu bersaing di masa depan, Amiin.
::: Penulis adalah Ketua OSIS MAN 1 Wates Periode 2009/2010 :::
PEMBATALAN HASIL PEMILU 1991 DAN DAMPAKNYA TERHADAP TERCIPTANYA KONFLIK
BERSENJATA DI ALJAZAIR
-
Eldhianto Maulana Jusuf 07/254148/SP/22202 M Reza Zafiruddin S.
08/265267/SP/22667 Muhamad Rizki Akbar 09/282584/SP/23517 Nadya Primahafni
A 09/280412/SP/2...
15 tahun yang lalu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar